berawal dari firman-firman allah yang tertulis dalam mushaf Al-Qur'an Al- Karim yang menerangkan tentang dahsyat nya dzikir
Sabtu, 12 Desember 2009
Diposting oleh da'wah ilaa al-khoir di 22.38 0 komentar
Tujuan
tujuan membuat blog dengan bertemakan dzikir
1. tugas ulangan akhir praktek TIK semester ganjil.
2. ingin menjelaskan sedikit tentang dzikir
3. ingin memberitahu bahwa kita harus selalu berdizikir
Diposting oleh da'wah ilaa al-khoir di 22.32 0 komentar
Dzikir
Dalil Dzikir
> Dan Sesungguh nya mengingat Allah itu paling besar (QS. Al-Ankabut: 45)
> Maka ingat lah kepada Ku pasti Aku akan ingat kepada mu( QS. Al-Baqarah:152)
> Dan ingat lah kepada RABB mudi dalam hati mu dengan merendah kan diri dan merasa takut dengan tidak meninggikan suara mu (QS. Al A'raf:205)
> Wahai orang-orang beriman ingat lah kepada Allah sebanyak-banyak nya dan bertasbihlah kepada Nya pada pagi dan petang hari (QS. Al Ahzab 41-42)
Makna Dzikir
Dzikir adalah perbuatan dapat mendekat kan diri dengan selalumengingat kepadaAllahSWT. baik berupaperbuatan dan perkataan di lakukan dengan ikhlas.
Diposting oleh da'wah ilaa al-khoir di 07.19 0 komentar
Jumat, 11 Desember 2009
Kata Mutiara
Dzikir bagi hati
Ibarat air bagi ikan
Diposting oleh da'wah ilaa al-khoir di 06.51 0 komentar
Dahsyatnya Dzikir
Ibadah ini termasuk ibadah yang paling mudah.
Tidak memerlukan banyak waktu, dapat dilakukan kapan dan di mana saja, dengan atau tanpa wudhu, bahkan oleh wanita yang datang bulan sekalipun. Ya, tanpa halangan.
Tetapi ibadah ini menuntut frekuensi yang tinggi, dilakukan sesering mungkin, dan bukan ketika sempat saja. Mengapa demikian? Anda mesti tahu makna zikir terlebih dahulu. Zikir pada dasarnya adalah "tidak lupa", alias "ingat" yang lawannya adalah lupa. Mungkinkah Anda mengingat Allah Subhaanahu Wa Ta`ala barang sebentar, kemudian Anda bilang, "Beginilah cara berzikir yang benar?" Tentu saja tidak demikian, akan tetapi sekali lagi, dia terkait dengan pengertian "banyak" dan "sering".
Masih kaitannya dengan zikir, Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wa Sallam bersabda:
مَثَلُ الَّذِيْ يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِيْ لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
"Perumpamaan orang yang ingat akan Rabbnya dengan orang yang tidak ingat Rabbnya laksana orang yang hidup dengan orang yang mati." (HR. Bukhârî).
Diposting oleh da'wah ilaa al-khoir di 06.44 0 komentar